
Saudi Arabia (putih) asal para sahabat Nabi , Abu Bakar , Umar, Usman dan Ali. Pada Tahun 630an M mereka menaklukkan daerah kuning (atasnya) Kerajaan Persia (sekarang Iran/Irak). Walaupun begitu jilbab tidak pernah diwajibkan.
Selama 1200 tahun negara Iran (dulu Persia) para sahabat Nabi yang utama : Abu Bakar, Umar, Usman , Ali dan para Kalifah penggantinya, tidak pernah mewajibkan jilbab. Lukisan ini adalah buktinya. Ditemukan tahun 800an M.
lukisan ini menggambarkan para wanita berpakaian layaknya pakaian orang Indonesia sekarang, dengan model rambut terlihat. Jilbab tidak diwajibkan di jaman para Khalifah.
Para ulama berkuasa saat Revolusi Iran 1979 , dengan undang-undang, mereka mewajibkan jilbab keseluruh nergeri. Para wanita pelanggar undang-undang dikenai sangsi/hukuman, seperti wajibnya helm di Indonesia.
Orang-orang Iran / Arab / Timur Tengah (ketik Google images : Iran woman 2013), mulai meninggalkan jilbab , orang Indonesia ramai-ramai memakai jilbab. Kesalah pahaman tafsir Al Ahzab 59 dan An Nur 31 yang harus segera diakhiri.
Orang Indonesia lebih Arab dari orang Arab. Kita akan bertukar budaya dengan mereka, orang Arab/timur Tenga, 10 tahun lagi. Ratusan ayat Alquran, tentang manusia harus beriman, jujur, berbuat kebajikan dan mejauhi kejahatan (3, 114) malah tidak menjadi focus utama.
Pengertian tafsir tafsir Al Ahzab 59 dan An Nur 31, berpakaianlah sesuai adat masing2 dengan sopan. Tapi bila anda penganut jilbab wajib , ucapkan selamat tinggal pada budaya-budaya kita seperti ini di seluruh pelosok Indonesia.
Tasir surah Al Ahzab 59 dan An Nur 31 , jilbab wajib, apakah kita salah tafsir? Gambar atas menantu Raja Arab Saudi ketik : google images : Ameera al Taweel Princess Saudi.
Tampak putri kerajaan Arab Saudi , Sara bint Talal Princess Saudi, sedang memberi ilmunya di suatu seminar. Jilbab, pakaian adat mereka , dipakai hanya saat tertentu.
INDONESIA DI PERSIMPANGAN JALAN. BILA BUDAYA ARAB/TIMUR TENGAH DIANGGAP WAJIB MAKA PUNAHLAH BUDAYA KITA. BANGSA INDONESIA SEPERTI BANGSA BUDAK, BANGSA TANPA IDENTITAS.